Tanpa Data ?? Protes Hanya Sekedar Shadow Boxing..Masalah Livery Balap

Salah satu nasihat dari para senior yang menurut saya sangat pas dan mengena dari yang pernah saya dengar, yaitu apa yang mereka katakan “Berbicaralah dengan memakai Data”. Ya, baik protes, usul, ide pemikiran, gunakanlah data.

(foto diambil dari google images & metropolismotorcycles)

Pas sekali rasanya jika kita memakai prinsip diatas untuk masalah Livery balap pada motor harian, yang dalam hal ini bebek.

Jujur bagi saya memang pendapat bahwa livery balap akan meningkatkan adrenalin pengendara (terutama ABG) untuk selalu ngebut, ada benarnya. Dan saya rasa sebagian besar (kalau tidak semua) masbro/mbaksist juga merasakan hal yang sama.

Namun sayang, jika selama ini kita protes, gak akan didengar oleh ATPM. Ekstrim-nya mereka akan bilang “Mana buktinya ?”. Walhasil mereka akan tetap menjadikan livery balap/motogp untuk melancarkan dagangannya. Dan ternyata memang lebih laku kan. Coba aja masbro/mbaksist lihat, yang berlivery repsol motogp dijual lebih mahal, lebih laku dibanding yang tidak pakai. Secara logis kan harusnya nempelin iklan produk di kendaraan kita, kita yang dibayar, lah motor kita jadi media iklan kok, ini malah kita yang bayar lebih. Ya kan.. Ya itulah bukti bahwa livery balap sangat menjual. Jadi selama tidak ada data yang mendukung “livery balap bikin sruntulan”, ya pasti akan jalan terus, bahkan akan makin digencarkan agar makin laku. Logis.

(diambil dari Google Images & Gamexeon)

Nah, PR kita yang sangat perduli keselamatan sebetulnya adalah bagaimana kita bisa menghadirkan data ini. Melalui survey, penelitian sekelompok pengendara, atau pengamatan lapangan yang informasinya bisa dipertanggungjawaban. Kalau kita punya data hasil akhir dari penelitian ini, maka bukan hanya bisa kita sodorkan pada ATPM-ATPM, melainkan juga pada pihak regulator atau pemerintah, agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti. Kalau tidak, mau teriak apa pun, kita hanya akan shadow boxing saja.

Kalau saya pribadi sih berharap ada sebuah lembaga yang bisa melakukan penelitian dan hasilnya bisa dipublish.

Moga-moga tulisan pendek ini memberi manfaat. Mohon maaf bila ada yang kurang berkenan.

Salam

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in lalu lintas, Otomotif, Roda Dua and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

18 Responses to Tanpa Data ?? Protes Hanya Sekedar Shadow Boxing..Masalah Livery Balap

  1. Tarzan says:

    Penyakit biker: bnyak yg pngen tngganganya jadi racing look pake berbagai modif, atpm memberi kemudahan dgn mtor berlivery balap, klo srunthulan tergantung individu msng2,

    • boerhunt says:

      Bener bro, tp musti diinget jg, ada faktor eksternal jg, contohnya gini, ketemu dgn pengendara lain manas2in misalnya “motor udah kyk motogp stikernya masa lemot” kalo abg digituin, hampir pasti panas, jadi kombinasi livery balap, internal dan eksternal pengendara ada korelasi mningkatkan adrenalin itu tadi.. IMHO

  2. setia1heri says:

    ya begitulah logika orang jualan

  3. Setuju bro…sip…! Kita blogger jangat terbuai n jadi korban strategi pemasaran ATPM aja..emang nyenengin sih mbahas n ngobrolin strategi pemasaran motor…tapi ingat, ATPM juga punya tanggung jawab sosial, gak cuma ke konsumen langsung aja. Dan apesnya, seringkali ATPM tutp mata tutup telinga ngiket tangan dan kaki gak mau tau tentang hal itu. Moga blogger otomotif Indonesia tambah banyak yang ngasih peranan sisi yang masih barang dijamah n gak diketahui masyarakat…

  4. motoisme says:

    yang perlu kita cari solusinya adalah bagaimana menanamkan prinsip keselamatan menjadi nomor wahid saat berkendara, bukan masalah livery. Karena livery lebih kearah estetika😀.

    http://motoisme.wordpress.com/2011/08/15/blogger-sebagai-agen-word-of-mouth-communication-era-baru-marketing/

    • boerhunt says:

      Betul sekali bro, perlu langkah komprehensif dan semua pihak, termasuk melalui institusi pendidikan, tp yang saya tekankan disini jika kita memiliki anggapan ada strategi sebuah produsen dgn produknya yang secara tidak langsung merugikan masyarakat, yang masih berupa kemungkinan dan opini, akan sangat tepat jika didukung data melalui kajian, usaha kita berhasil, produsen pun legowo. Spt menyalakan lampu motor di siang hari, pemerintah langsung mengadopsinya karena sudah melalui kajian dan penelitian mendalam yg dilakukan di Eropa.

  5. pgm-fi says:

    perlu case study mendalam…

  6. Tarzan says:

    Yg lebih menjijikan banyak biker motor y pake stiker PETRONAS kaya jagoan mereka di motogp, memang mental kita masih INLANDER, diperparah masih dijajah XTRIMIS2 di DPR,kita belum MERDEKA

  7. Pak Bambang Nunggang Byson says:

    peredam ngimpi dan pelipur lara hati ga bisa naik motoGP

  8. ipanase says:

    nambah keren dikit

  9. I just couldn’t go away your web site before suggesting that I actually loved the
    usual information a person provide in your visitors?
    Is gonna be again regularly to investigate cross-check new posts

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s