Selisih Sekitar Dua Ribu, Pilih Mana Pertamax Atau Premium ?

Assalamu’alaikum dan salam sejahtera masbro/mbaksist..

Terlepas dari unsur politik, maupun setuju atau tidak tentang kenaikan harga BBM berdasarkan pendapat masing-masing……

Beberapa waktu yang lalu, 2 hari setelah kenaikan BBM, penulis kebetulan harus mengisi bahan bakar motor.

Selama ini sih, memang motor penulis selalu diisi pertamax, kecuali Pertamax lagi kosong, atau di daerah yang memang tidak menjual pertamax  seperti di luar kota. Nah.. kali ini penulis seperti biasa mengisi untuk pertamax.

pombensin

Begitu masuk pom bensin langsung antri. Saat sudah dapat giliran, terlihat oleh penulis harga di mesin untuk Pertamax 10.300. Wah.. padahal harga Premium setelah kenaikan jadi 8.500 rupiah.. Hmm…

Penulis langsung berpikir… Selisih 1800 rupiah untuk per liter (bahkan saat tulisan ini penulis susun harga Pertamax dibawah 10 ribu), main logika dan pengalaman, lebih worth pakai pertamax dari pada premium. Pertama, berdasarkan dari banyak review, jelas untuk motor 4 tak, lebih baik Pertamax daripada Premium bagi mesin. Apalagi mesin-mesin sekarang di desain semakin tinggi kompresinya, walaupun sekelas bebek atau matik kecil. Karena pabrikan juga sekarang mengandalkan slogan “irit dan bertenaga” untuk jualannya. Dan salah satu yang paling mudah (bagi pabrikan) adalah menaikkan kompresi sampai batas yang masih aman bagi konsumsi BBM yang ada di pasaran. Tetap aman pakai premium, tetapi untuk pemakaian yang terus menerus terutama jika digunakan untuk jarak jauh, yang cenderung mengakibatkan mesin cepat panas, maka jelas Pertamax dengan nilai oktan lebih tinggi akan lebih bagus dari Premium. Apalagi jika penggunaan harian selalu terkena macet. Mesin akan lebih cepat panas, dengan Premium akan lebih cepat lagi panasnya.

Selisih Dua ribu, bahkan kurang

Selisih Dua ribu, bahkan kurang

Yang kedua, berdasarkan banyak review, Premium kualitasnya kurang bagus. Walau ada antithesis yang pernah dilontarkan bahwa premium yang dijual di Indonesia sebenarnya hampir setara Pertamax. Hmm.. mungkin iya kalau SPBU yang menjual punya Pertamina langsung, dan di kota besar seperti Jakarta, bisa saja Pertamina menjual ke pasar Pertamax harga Premium (catatan : kita belum mampu memproduksi sendiri, jadi harus import, dan untuk import, produsen yang memproduksi Premium makin sedikit alias makin langka). Bagaimana dengan di kota kecil, dan SPBU-nya swasta ?? Swasta jelas tidak akan mau menjual Pertamax yang diambil lewat Pertamina terus dijual harga Premium. Apa yang dibeli oleh SPBU swasta berupa Pertamax pastilah akan tetap dijual sebagai harga Pertamax. Nah lohh.. gimana kalau begitu ?😀

Kesimpulannya, bagi penulis yang lebih mengutamakan kesehatan mesin dalam jangka waktu yang lama, penulis lebih memilih Pertamax dibanding Premium dengan selisih sekitar 2 ribuan. Bagaimana dengan masbro/mbaksist ?

Semoga bermanfaat.

Wassalam

*) jika ada kritik, saran atau masukan, silahkan hubungi di nice_guy2208@yahoo.com

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Selisih Sekitar Dua Ribu, Pilih Mana Pertamax Atau Premium ?

  1. ardiantoyugo says:

    sementara pakai pertamax… jarang pakai motor jarak jauh sekarang…

  2. groverhamie says:

    skrg malah beda 1300 hehe. dulu mio ku pake premium coz bedanya jauuh skrg pertamax lgian juga sering buat jalan, tapi spbu sering kehabisan pertamax cpd..

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s