Penghapusan Kereta Ekonomi Bukan Peningkatan Pelayanan, Alasan Yang Akal-akalan

Selalu saja aneh alasan-alasan yang dilontarkan oleh KAI dengan kebijakan-kebijakan barunya.

Oke, kita simak beritanya…

sumber : tempo.co.id

sumber : tempo.co.id

Oke, disini akan penulis sebutkan dimana anehnya :

“…tujuan penggantian kereta non AC menjadi ber-AC semata-mata demi meningkatkan kualitas pelayanan mereka kepada masyarakat.”

Disebut peningkatan pelayanan jika tanpa embel-embel peningkatan harga. Ibaratnya saya beli kue yang sama, sama harganya, tetapi kemasannya beda. Lah ini kuenya aja beda. Harga juga beda. Dimana peningkatannya. Kalau konsumen pindah ke kue dengan rasa lebih enak, kemasan lebih bagus, dan harga lebih mahal, itu peningkatan dari sisi kemampuan konsumen, bukan pelayanan yang meningkat. Yang bisa penulis sebut :

Itu bukan peningkatan pelayanan, tapi anda menghentikan pelayanan untuk kelas masyarakat tertentu yang hanya bisa naik kereta ekonomi. Sangat berbeda kan.

“Menurutnya, penggunaan kereta ekonomi non AC, terutama pada KRL, tidak manusiawi. Sebab, masyarakat diharuskan naik kereta dengan pintu yang tidak dapat tertutup sehingga membahayakan penumpang.”

Konyol lagi kan… Mengganti pintu yang tidak dapat tertutup dengan mengganti seluruh kereta dan menghapus jenis layanannya (kereta ekonomi) ?? Konyol opo ora son ? Apa tidak bisa membuat pintu yang bisa ditutup, tanpa harus mengganti seluruh layanannya sehingga kereta kelas bawah tidak perlu dihapus ??

Okelah.. penumpang KRL non AC menurun, KRL AC meningkat, tetapi itu jarak dekat, secara nominal tidak banyak, lantas bagaimana dengan yang jarak jauh, yang peningkatannya di atas 300 % ???

Sekian terima kasih..

Wassalam

 

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in Transportasi and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

21 Responses to Penghapusan Kereta Ekonomi Bukan Peningkatan Pelayanan, Alasan Yang Akal-akalan

  1. Aa Ikhwan says:

    perlu diperhatiken😀

  2. rusmanjay says:

    alasannya aneh

    • boerhunt says:

      krn ijin ke DPR (komisi) jg gk pake alasan yg logis spt-nya.. dan DPR pun kurang mikir, jd ketika wartawan yg nanya njawabnya jg asal..😀

  3. Erit07 says:

    Membingungkan….

  4. makanya naek motor… problem ganjil genap? beli motor seken yang platnya ganjil dan genap. si tornado plat genap, si mio plat ganjil…

    dah cukup…
    😆

  5. smartfaiz says:

    wah monopoly yang dipaksakan nih… yang kelas eksekutif juga gitu. mending naik pesawat kalau jarak jauh (SBY – JKT) harga selisih dikit

    • boerhunt says:

      sdh bbrp kali pulkam gk naek kreta, dgn pemesanan lebih awal, tiket kreta malah beda puluhan ribu dgn pesawat, itupun udah diitung dgn airport tax-nya.. yg penting belinya direncanain, malah bisa lebih murah

  6. eagle says:

    setuju pendapatnya bro. Peningkatan pelayanan ya tanpa menaikkan tarip. kereta api merupakan.angkutan rakyat. masih.banyak.rakyat yg kurang mampu. kalau dinaikkan taripnya,rakyat yang akan bertambah.beban.hidupnya.

  7. doni says:

    udah ga layak jgn dipaksain.. masa pintu dah ga bisa ditutup masih dinaikin juga, ntr ada yg jatoh yg disalahin jg KAI..

    disitu jg udah ditulis klo kreta non ac udah tua, dah sering rusak.. klo mogok, smua kreta di jalur itu jadi terhambat… penumpang misuh2.. palagi klo sampe menyebabkan kecelakaan kreta.. KAI lg yg disalahin..

    nyalahin mmg gampang.. tp klo ga didukung fakta ya sama aja debat kusir.. dibuka aja data nya yg sampeyan kantongin.. berapa sih beda harga perbaikan kreta jadul yg sparepartnya udah langka vs beli kreta lebih baru walo 2nd jg.. dll, dll, baru oke itu artikelnya

    eniwei… safety first !

    • boerhunt says:

      coba perhatikan poinnya gan,
      – pintu rusak, gk bisa diperbaiki utk menekan ongkos (agar layanan utk masy bawah msh tetap bisa) ? (ingat yg jd alasan penggantian)
      – (dlm konteks kereta jarak jauh) faktanya ini kereta gan, bukan mobil, kereta yang mogok lokonya, bukan gerbong yg diganti dgn gerbong AC, apa yg diganti dgn AC itu lokonya ?
      – dlm akhir tulisan sy beri catatan, kalo KRL masih acceptable peningkatannya, tetapi yang jarak jauh ?
      – ini faktanya layanan ekonomi dihilangkan, kalo memang lebih murah beli gerbong baru (bukan loko), kenapa peningkatan harganya berkali-kali lipat ?
      gimana ?

  8. weleh ono ono wae,meh mudik ngo montor gak boleh,mau pakai kereta kelas ekonomi dihapus.

    • boerhunt says:

      bener mas, kalo dilihat secara keseluruhan, intinya yg miskin gk boleh mudik mas, gimana gk, mudik pake motor dibatasi, andalan pasti kreta ekonomi, nah ini malah makin dikurangi kreta ekonomi, diganti eksekutif

  9. Zul says:

    Memang alasan yg mengada-ada. Saya sebagai pengguna KRL jg merasakan semakin jarang kereta ekonomi. Pengeluaran jd semakin besar.

    • boerhunt says:

      betul..yg saya pikirkan di level bawah, kreta byk digunakan untuk transportasi kulak pedagang2 tingkat bawah, bisa bygkan jika kreta ekonomi di hapus, roda ekonomi level bawah tentu akan sedikit terganggu, gk bisa sekedar menaikkan harga jual, yg beli masy. bawah juga

  10. kasamago says:

    Imbas kapitalisme d segala sektor..

    • boerhunt says:

      Kalo dilihat dari informasi itu, dgn menjadikan kreta ekonomi menjadi AC, berimbas pada hilangnya subsidi, pertanyaannya.. siapa yg menanggung subsidi sebelumnya ketika masih status ekonomi ? jika pemerintah, brarti penghapusan (layanan) ekonomi ini dipertanyakan ke pemerintah, apa ini memang agenda pemerintah, dgn dalih meningkatkan pelayanan tp menghapus subsidi ? bukankah tanggung jwb pemerintah utk mendorong ekonomi level bawah ?

  11. kikils says:

    penumpang KRL non AC menurun karena KRL nya sudah semakin dikurangi sebeleumnya

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s