Biasanya, Memang Tidak Mudah Merebut Kembali (CB150R vs NVL)

Pertarungan sudah ditabuh akhir tahun kemaren. Baru seumur jagung yaitu hanya satu bulan, belum bisa dipakai untuk mengukur total kekuatan keduanya. Tetapi paling tidak ini bisa sedikit menggambarkan kekuatan keduanya di waktu-waktu mendatang.

CB150R

Dari data AISI (Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia) tercatat, CB150R mencatat pendistribusian sebesar 12.436 unit, sedangkan New Vixion Ligthing (NVL) mencatatkan distribusi sebesar 18.894 unit. Belum lagi fakta bahwa YIMM masih menjual old Vixion sebesar 12.803 unit di bulan Januari 2012.

vixion-lightning

Seperti yang penulis ungkapkan sebagai judul, merebut kembali tahta itu jauh lebih sulit dari merebut ketika pertama kali. Ini berlaku dalam hal apa saja. Pertama karena ketika pertama kali lawan-lawan belum siap, belum ada gambaran akan seperti apa (mungkin yah). Siapa yang paling siap ketika itu, maka dialah yang akan menjadi pemenang.

Kedua, ketika di”guling”kan oleh lawan pertama kali, sang Juara (ketika itu) pasti dalam keadaan lengah, merasa di atas angin. Ini jelas peluang bagi calon penantang (ketika itu Vixion), sehingga sang penantang mampu dengan telak mengalahkan. Sekarang kondisinya berbalik, sang Juara baru pasti mempertahankan mahkotanya secara mati-matian. Melihat pengalaman dia menggulingkan, tentu akan mempersiapkan seluruh kekuatannya untuk mempertahankan.

Apalagi di masyarakat sudah terpatri image bahwa Vixion andalan YIMM di kelas sport mudah digunakan, baik untuk jalan jauh atau dalam kota, tenaga bisa diandalkan, dan irit.

Sebuah kerja extra keras buat merebut kembali tahta raja motorsport.

Semoga bermanfaat.

Wassalam

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in mobil, Otomotif and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

52 Responses to Biasanya, Memang Tidak Mudah Merebut Kembali (CB150R vs NVL)

  1. Aa Ikhwan says:

    susah susah gampang,.. gampang gampang susah๐Ÿ˜€
    yg satu menyerang yg satu bertahan sambil menyerang:mrgreen:

  2. ipanase says:

    inkemben๐Ÿ˜€

  3. yg mau digulingkan malah memperkuat senjata..
    yo susah๐Ÿ˜€

  4. Bias_72 says:

    Setuju karo artikel iki…. Sementara nyatane yo iso di delok…boro2 karo seng lagi metu (NVL) lha karo seng lawas (Old vixio)n wae ejih kepuntal…

  5. rusmanjay says:

    butuh waktu dan proses

  6. abhinaya says:

    hmm…
    kita lihat episode slanjutnya dari perang ini…

  7. emasyayang says:

    Siip analisanya

  8. paedhimas says:

    Belum saatnya atau tdk akan ada saatnya untuk itu..? ๐Ÿ˜‰

  9. H3 says:

    Aplg kalo P200NS (label Kwsk), mkn berat aja Honda Sport ms nya.
    Secara fenomena penunggu P200 spt gunung es.. yg menunggu byk….IMHO

  10. latif demak says:

    Menggulingkan dengan denjata yg sudah di buang oleh musuh!
    Sedangkan musuh sudah mempunyai senjata yg lebih hebat dan canggih.
    Honda honda!!! Mau menggulingkan new vixion malah pake disain old vixion!!? Berharap untuk menang?????
    (NGIMPI)

  11. kasamago says:

    ditambah tahta Vixion di tandu oleh 2 unit sxligus, NVL dan OLD..
    fakta dilapangan, msh bnyk orng yg kepngin meminang Vixion lawas (cerita penjual Mie ayam yg ane tanyain & sepupu sndiri).

  12. yudha depp says:

    yuuup apa lagi banyak suara yang sumbang
    terhadap cb150r ini, mulai dari karat sampai hasil dyno test
    .AHM emang perlu kerja keras

    • boerhunt says:

      masih minor kalo masalah2 spt itu untuk mengganggu CB150, krn hal2 spt juga ditemui di vixion lama..tp memang yg paling berat ya itu, image vixion sdh terlanjur tertanam sbg motor sport semi multi purpose, harian bisa, turing bisa, di stel balap jg bisa๐Ÿ˜€

  13. orong-orong says:

    cb kan ibaratnya aj baru pengenalan, kalau vixion udah terkenal. tp disini baru pengenalan saja sudah bisa atau menyamai vixion yg lama. tp ya wajib ditunggu kelanjutannya apakah Ymh mampu mempertahankan sport dari gempuran Hnd.

  14. manSar says:

    Konsumen honda harus bener2 sabar,, ane akui daya tahan mesin honda meamng top bgt, tapi sayang sisi lain terkesan seadanya,, kalo udah terancam kompetitor baru deh sisi lainnya diperbaiki, tapi ini pun sedikit2, nga sekaligus..

    Tapi yang jelas kalo buat konsumen, kondisi persaingan yang sengit kayak gini ini yang paling menguntungkan konsumen, jangan sampe ada yang lebih dominan banget (kalo udah diatas 85% penguasaan), ntar yang ada malah monopoli, kalo udah monopoli, jangan terlalu berharap sama yang namanya inovasi deh..

    • boerhunt says:

      hehehe..setuju banget buat yg terakhir.. persaingan antara produsen akan menguntungkan kita..jgn sampai salah satu dominan, kalo bisa malah jangan produsennya aja, tp juga negara asal pabrikan..kalo byk negara produsen kekuatan pasarnya merata..lebih bagus lagi..๐Ÿ˜€

  15. jofrin says:

    si orange sekarang nginep di Astra Siliwangi Semarang tuch๐Ÿ™‚ ……distribusi si CB150R sesuatu bgt tuch

  16. tot says:

    Ah tai nii artikel..banggain 1 product Ga netral

  17. hosana says:

    Seandainya aja ada mesin yang udah versi hybrid, termasuk injeksi, DOHC plus turbo charger pasti menyenangkan tuh…. tapi bisa ga ya teknologi itu diaplikasi ke motor kelas 150

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s