Kondisi Yang Amat Buruk Dari Terminal Bungurasih Dari Sisi Pelayanan Penumpang

Setelah beberapa kali penulis menyoroti KAI dengan pelayanannya, kali iniyang diulas (secara singkat) tentang Terminal terbesar di Jawa Timur, yaitu Bungurasih.
Saat ini ada perbaikan secara infrastruktur yang major di Bungurasih. Ada perubahan mendasar dari penempatan bus-bus yang standby, dan tentu saja lokasi naiknya penumpang.
Tentu semua itu demi perbaikan pelayanan.
Tetapi apa yang penulis dan semua (calon) penumpang lain alami sungguh amat amat disayangkan. Betapa tidak, lokasi bus sudah berubah, tetapi ruang tunggu penumpang terpisah. Sedangkan hujan sangat deras turun, dan sepertinya akan lama akan reda.
Walhasil sebagian penumpang harus berlarian dibawah hujan deras menuju bus yang berjarak puluhan meter. Dijamin basah kuyup. Tidak ada pelindung. Air menggenang cukup tinggi di atas mata kaki. Ojek payung pun sangat tidak sebanding dengan jumlah calon penumpang.
Memang sedang dalam perbaikan. Tetapi mbok ya dipikirkan. Ini kan musim hujan. Udah gak mengenal waktu hujannya kapan. Pembangunan jalan. Tetapi penumpang dan bus juga kan jalan terus.
Yo opo iki rek…
Just informasi..sampai tulisan ini penulis kasih titik, hujan deras masuh berlangsung, dan penumpang makin menumpuk.

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

5 Responses to Kondisi Yang Amat Buruk Dari Terminal Bungurasih Dari Sisi Pelayanan Penumpang

  1. Aa Ikhwan says:

    wah mesti ditindak lanjuti tuh,..tp kapan ..?πŸ˜€

    • boerhunt says:

      ane yakin secepatnya a’.. sebenarnya kondisi demikian krn memang sedang perbaikan utk memperbaiki terminal, tetapi yg ane sayangkan adalah.. bhw orang menggunakan transportasi dgn menggunakan layanan publik (dlm hal ini terminal) itu kan sifatnya gk ada putusnya, perubahan dari layout terminal harus juga memperhatikan, skrg musim hujan dengan intensitas yg cukup tinggi yg frequensinya tiap hari bisa lebih dari sekali, nah ketika harus ada jeda/peralihan, dimana kondisi skrg ruang tunggu dengan lokasi bis berjauhan, perlu dipikirkan agar penumpang tidak harus berhujan2 utk mencapai bis, itu aja minusnya

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s