Andaikan Filosofi Para Master Beladiri Diterapkan, Tentu Alay Di Jalan Banyak Berkurang

Apa hubungannya martial art aka bela diri dengan alayer di jalan ?? Gak nyambung blasss…!!! Hehehe… begini masbro and mbaksist..

Bu Kek Siansu by Kho Ping Ho

Tentu yang suka dengan cerita-cerita silat, baik itu cerita dunia persilatan negeri tiongkok macam karangan Asmaraman Kho Ping Ho, Chin yung, Gan KL, Khu Lung (wah demen banget cerita silat yah hehehe), atau kisah-kisah silat lokal yang tidak kalah seru macam karangan SH Mintarja, pasti bisa membaca beberapa garis merah dari seluruh filosofinya. Salah satunya adalah filosofi menurunkan ilmu dari para suhu.

Kayaknya udah pada tahu😀

Para suhu aliran putih, tidak sembarangan menurunkan ilmu, tidak sembarangan memilih murid, kemudian tidak sembarangan menurunkan ilmu-ilmu digdayanya atau pamungkasnya. Untuk menurunkan ilmunya, biasanya para suhu memberi bekal dulu masalah moral. Agar ilmu-ilmu yang diturunkan tidak digunakan semena-mena. Tidak digunakan untuk kejahatan. Begitu juga kemampuan menggunakan senjata-senjata mematikan. Harus punya moral yang kuat terlebih dahulu.

Lah terus apa hubungannya dengan alayer ? Kok masih gak nyambung hehehe…

Begini masbro, kalau diibaratkan, kendaraan seperti mobil atau motor itu bisa juga sebagai senjata berbahaya. Buktinya banyak kecelakaan yang merenggut korban jiwa baik pengendara/pengemudi maupun orang lain. Nah disinilah letaknya kesamaan ini. Orang-orang tua kebanyakan jarang sekali menanamkan aturan-aturan atau etika dalam berlalu lintas kepada anak-anaknya sebelum mereka diberi hak untuk menggunakan kendaraan, terutama motor.

Bahkan kebalikannya, banyak sekali bapak yang menceritakannya dengan bangga, kalau anaknya yang baru kelas 1 SMP sudah bisa mengantar ibunya ke pasar naik motor, walau belum punya SIM.

“Anakku udah lancar tuh naik motor walau masih kelas 1 SMP, malah sering nganter ibunya belanja”. GLODAAKKKK….!!!! KROMPYAANNGG..!!! Cuma bisa melongo mendengarnya, ck ck ck…

Kalimat di atas tidak jarang kita temui dalam percakapan sehari-hari. Tidak menyadari bahwa sikap-sikap pembiaran orang tua bahkan justru jadi kebanggaan seperti di atas menjadi salah satu sebab penting kenapa makin banyak sikap “alay”  di jalan.

Last but not least, mungkin ada yang berkomentar, “dikit dikit alay..dikit dikit alay..”. Cobalah lihat dengan bijak, kondisi di jalan sekarang semakin parah. Jangan sampai kalimat di atas kita tarik ketika salah seorang saudara kita yang jadi korban sikap alay. Semoga saja tidak. Ingat..sudah banyak korban nyawa yang jatuh karena ketidakbecusan dan sikap tidak bertanggung jawab dalam menggunakan kendaraan !

Semoga bermanfaat.

Wassalam

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in lalu lintas and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Andaikan Filosofi Para Master Beladiri Diterapkan, Tentu Alay Di Jalan Banyak Berkurang

  1. rusmanjay says:

    kurangnya pengetahuan. masih banyak orang tua yang bangga anaknya yang belum cukup umur bisa bawa motor kesana kemari

  2. Aa Ikhwan says:

    tingkah laku anak gak jauh beda dengan ortu,.. kesadaran ortu akan menghasilkan kesadaran bagi anak2nya kelak😀

  3. gogo says:

    begitulah, kesadaran ortu minim. ujian SIM masih bolong sana sini..

  4. Papa Afnhy says:

    akur sejuta persen. saya setuju hal ini….
    pernah dengar juga keluhan seorang orang tua yang anaknya kena lakalantas, gak dibelikan kasian liat anaknya dibelikan malah bikin celaka,,,efek buah simalakama pak bro

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s