(Lagi-lagi) Langkah Aneh Penentu Kebijakan Dalam Otomotif

Sekali lagi seorang Menteri mengambil langkah yang penuh tanda tanya. Sekali lagi kita dibikin heran. Ada apa ??

Monggo masbro/mbaksist menyimak berita ini :

berita dari detikoto

Beberapa hal yang aneh (menurut penulis) :

  • Kenapa mesti memanggil satu-satu, dan saat ini memanggil Toyota, kenapa bukan memanggil semuanya, atau bahkan seluruh produsen yang potensial termasuk lokal ??
  • Kenapa mesti rapat tertutup, hanya dengan satu produsen lagi..
  • Kenapa pemerintah bukan membuat daftar standar, apa yang kita inginkan dari sebuah mobil hybrid, murah, ramah lingkungan, bbm irit.

Standar2 itu sudah harus dan wajib untuk mobil-mobil baru, ditengah kerusakan alam, sumber daya minyak yang makin mahal. Kenapa pemerintah tidak memanggil ahli masing-masing dari pakar lingkungan, pakar teknologi otomotif independen yang konsen terhadap otomotif tanah air. Kita sama sekali gak kekurangan ahli kok. Jangankan mobil (apalagi motor) bahkan pesawat kita juga bisa bikin ! N250 adalah pesawat turboprop pertama didunia yang menggunakan teknologi fly by wire walau hanya sampai prototype yang sudah dibuktikan, keburu krisis..hiks..😦

Dari standar yang kita bikin, jadikan aturan, jadikan sebuah regulasi. Yang dengan regulasi itu bisa melindungi kita, melindungi masyarakat kita, melindungi udara kita, minyak kita dengan berhemat. Dan katakan sama produsen-produsen, kalau mau jualan di negeri ini, harus ikuti regulasi itu. Bukannya memanggil satu-satu melalui rapat tertutup.

Sungguh menggelikan seorang Menteri baru saja keluar dari rapat tertutup dengan salah satu produsen, kemudian dengan santai dia menangkis anggapan bahwa tidak ada deal-deal tertentu. What.. ??

Okelah..katakan sekarang kita positif thinking, ada niatan dan upaya positif dari pemerintah. Taruhlah begitu. Tapi memanggil satu produsen (mungkin akan dilanjut dengan produsen lain), mengadakan rapat tertutup, siapa yang percaya tidak ada deal ?? Bukankah itu langkah yang konyol dari sisi reputasi ? Secara moral juga jelas salah, sebagai penentu kebijakan mengadakan rapat tertutup dengan produsen.

Kontra

Hmmm… Ada yang berkomentar ..”Ngomong emang gampang..melakukannya itu susah bro..” . Maksudnya ngomong gampang, bikin aturan regulasi, terus “memaksa” produsen mengikuti regulasi yang sudah dibikin, tapi melakukannya susah. Tanggapan ..”Elloohhh…yang bilang ngelakuinnya gampang itu siapa ? ya memang susah..susah sekali.. Nah udah tahu susah kenapa mau jadi pejabat, kenapa mau mengemban amanah seberat itu..itu bukan alibi yang justified bro..

Sekian Terima Kasih..

Wassalam

*sumber berita : MS Hidayat : Toyota Bukan Anak Emas

Jika ada saran, kritik atau masukan, bisa menghubungi penulis di email atau YM : nice_guy2208@yahoo.com

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in mobil, Otomotif and tagged , , , . Bookmark the permalink.

12 Responses to (Lagi-lagi) Langkah Aneh Penentu Kebijakan Dalam Otomotif

  1. Aa Ikhwan says:

    lg interview ulang kl itu😀
    lobby-lobby yang suka-suka😀

  2. vixy182 says:

    cari dana tambahan…gajih mentri masih gak cukupp..🙂

  3. Gogo says:

    biasa, ad yg g ingin RI jd negara Industri maju..

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s