Kasus Jatuhnya Sukhoi : Tdk Perlu Debat Kusir Boleh Tidaknya Menghidupkan HP, Lakukan Saja Ini…

Sebelumnya penulis ucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada para korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak Bogor.

*sumber : republika.co.id

Menyimak kasus jatuhnya pesawat Sukhoi 3 hari lalu, ternyata banyak diskusi panjang yang terjadi. Dari segala aspek dibahas. Dari mulai kemungkinan cacat pesawat, regulasi penerbangan, internasional maupun nasional, sampai hal-hal teknis tentang kemungkinan kenapa pesawat bisa menabrak gunung Salak di daerah Bogor, Jawa Barat. Bahkan juga pertanyaan bagaimana secara cepat evakuasi bisa dilakukan, mengingat bisa jadi kemungkinan ada korban yang sebetulnya masih hidup, wallahu a’lam.

Lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100
(sumber : pelitaonline.com)

Tetapi di sini penulis ingin memfokuskan pada satu hal. Penulis membaca sebuah ulasan, yang isinya mengulas kemungkinan kecelakaan terjadi karena banyak penumpang yang menghidupkan handphone ketika pesawat sedang terbang. Tentu saja hal ini kembali menimbulkan perdebatan klasik tentang bahaya tidak sih menghidupkan handphone ketika pesawat sedang terbang. (Dalam tulisan ini penulis tidak membahas kecelakaan Sukhoi secara khusus, biarlah kita menunggu hasil penyelidikan, masih terlalu dini).

Larangan Mengaktifkan Handphone

Ada yang pro (melarang) ada yang kontra (menganggap boleh).

Sepanjang pengamatan penulis sendiri, memang masih banyak orang yang menghidupkan bahkan mengoperasikan handphone ketika pesawat mau dan sedang akan tinggal landas. Alasannya macam-macam, ada yang bilang sebentar saja. Namun tidak jarang juga karena dasar orangnya pembandel. Di samping itu mereka beralasan sudah beberapa kali begitu tidak ada masalah. Hmmm…

Ini yang menjadikan mereka santai-santai saja menyalakan handphone. Sehingga mereka-mereka ini yang terkadang membuat argumen bahwa itu tidak apa-apa. Salah satu alasannya adalah sekarang handphone sudah canggih, begitu juga pesawatnya, sehingga sekarang tidak masalah lagi.

Menurut penulis ini sebenarnya argumen yang aneh dan tidak berdasar, kenapa :

  • ukuran “sekarang pesawat sudah canggih” itu sebenarnya darimana?  Faktanya pesawat domestik yang terbang di tanah air masih banyak menggunakan pesawat jenis lama. Artinya tidak bisa dipukul rata.
  • taruhlah teknologi untuk menangkal gangguan oleh sinyal handphone sudah ditemukan, dan bisa di implementasikan pada pesawat lama, penulis pikir maskapai penerbangan secara ekonomis akan lebih memilih tetap selalu mengingatkan penumpang untuk tidak mengoperasikan handphone daripada membeli teknologi itu yang pasti mahal
  • memang menyalakan handphone tidak akan langsung berdampak pesawat mengalami crash atau jatuh, tetapi ada banyak gangguan yang secara tidak langsung mengganggu sistem navigasi, komunikasi, dan berdasarkan hasil penelitian yang lebih fatal lagi bisa menghentikan turbin pesawat. Apa harus menunggu jatuh baru percaya ??

Regulasi larangan (penggunaan handphone) itu bukan regulasi yang dibuat sehari dua hari, melainkan hasil penyelidikan dari banyak kasus kecelakaan yang terjadi. Penyelidikan pesawat jatuh juga tidak berlangsung hitungan hari atau minggu, bahkan bertahun-tahun. Diteliti dan terus diuji coba melalui reka ulang segala kemungkinan penyebabnya, sampai didapatkan kesimpulan pasti penyebabnya. Dan dari situ kemudian dirancanglah atau dirubah atau bahkan ditambah regulasi penerbangannya.

Jadi jika anda berpendapat demikian (pernah beberapa kali menghidupkan handphone dan gak masalah) itu sama dengan jika anda berkendara sambil sms. Bisa jadi anda melakukan itu 10 kali hanya celaka dua tiga kali. Masalahnya jika itu menyangkut penerbangan, nyaris tidak ada kesempatan kedua jika kecelakaan itu terjadi, kecuali anda selamat dari kecelakaan pesawat. Jamin selamat ??

Ada baiknya orang-orang yang naif, yang menganggap sekali menghidupkan handphone gak masalah berarti (memang) gak masalah, untuk menonton sebuah acara yang berjudul Air Crash Investigation (National Geographic atau Discovery Channel). Di mana didalamnya banyak diulas kecelakaan-kecelakaan fatal penerbangan dan sebab-sebabnya. Mungkin tidak menjumpai kasus handphone secara khusus, tetapi paling tidak membuka wawasan, bagaimana penyelidikan secara serius dilakukan dan hasilnya dijadikan dasar regulasi penerbangan. Jadi faham bahwa aturan itu dibikin bukan secara main-main.

Penutup

Penulis rasa tidak perlu diperdebatkan lagi tentang boleh tidaknya menghidupkan handphone, mempertanyakan teknologi sudah mengantisipasi itu apa belum. Cukup lakukan ini :

Ketika anda telah duduk di dalam pesawat, bacalah Buku Petunjuk Keselamatan Penerbangan yang ada di depan kursi anda. Buku Petunjuk itu sudah sesuai dengan jenis pesawatnya, letak pintu atau jendela daruratnya, penggunaan life jacket atau jaket pelampung, dan tentang boleh tidaknya menghidupkan handphone atau segala peralatan remote control di dalam pesawat jenis itu juga disebutkan. Dengan petunjuk gambar yang cukup jelas. Jika anda dilarang menghidupkan handphone, baik ketika lepas landas, selama penerbangan, dan/atau ketika mendarat, ya jangan dihidupkan. Titik.

Semoga bermanfaat.

Wassalam

Jika ada saran, kritik atau masukan, bisa menghubungi penulis di email atau YM : nice_guy2208@yahoo.com

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in Lain-lain and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

14 Responses to Kasus Jatuhnya Sukhoi : Tdk Perlu Debat Kusir Boleh Tidaknya Menghidupkan HP, Lakukan Saja Ini…

  1. anharvictor says:

    Kan uda ada undang2… Nya dan peraturanya kang…
    Undang-undang nomer 1 th 2009 tentang penerbangan, pasal 54 dan pasal 412
    Biasanya di tulis di depan bangku penumpangan

    Denda nya loh 200jt/ kurungan 2 thn penjara…

    Miris kang…

  2. Aa Ikhwan says:

    Gambar2 larangan di pesawat pun sdh cukup jelas

  3. bmaster23 says:

    sampai sekarang masih belum ada saran gan.
    mampir kesini : http://bmaster23.wordpress.com/2012/05/13/daftar-alamat-situs-pendidikan-dunia/

  4. Gogo says:

    dan jngn lupa pd berdoa..

  5. setahu saya memang tidak boleh dinyalakan, pak.
    kalopun dinyalakan, harus diubah ke “modus penerbangan” dimana semua sinyal mati…
    bahkan di manual book tiap2 merk hp sudah ada..
    memang semua aturan itu kalah sama 1 kata. “NDABLEGH”

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s