Apa Perbedaan (Sudut Pandang) Kendaraan Off-Road Dipakai On-Road Dengan On-Road Dipakai Off-Road ?

Cukup lama juga rasanya penulis tidak update artikel di blog seadanya ini. Yah..namanya juga tidak ada tuntutan, sekedar berbagi, jika ada ide ya dibagi, kalau tidak ya apa yang mau dibagi😀.

Oke kita lanjutkan ke topik.

Pada dasarnya segala sesuatu yang dibuat atau dibikin, itu sudah disesuaikan peruntukannya. Tetapi adakalanya orang tidak puas dengan yang sesuatu yang biasa. Adakalanya ada yang lebih suka melepaskan semua boundary, melepas pakem-pakem yang ada. Out of the box.

Nah.. di dunia otomotif tentu saja ada, bahkan bisa dikatakan banyak hal demikian. Apalagi yang namanya modifikasi. Bukan sekedar ada, tetapi banyak. Banyak yang memodifikasi sesuai jati diri masing-masing. Sah-sah saja sepanjang sesuai koridor pertimbangan keamanan, keselematan, terutama untuk orang lain sebagai sesama pengguna jalan.

Itu berbicara tentang modifikasi, bagaimana dengan penggunaannya. Sebagaimana topik di atas, adakalanya kedua hal tersebut terjadi dilapangan (kendaraan on-road dipakai di medan off-road, off-road dipakai on-road). Dan memunculkan juga komentar serta berbagai tanggapan.

In My Humble opinion, keduanya memiliki sisi pandang yang berbeda. Kendaraan on-road dipakai off-road, lebih ditekankan pada suka-suka. Motor urang kumaha urang. Ane yang beli, ane yang pake, apa urusan ente. Jadi lebih pada hak pengguna sepenuhnya. Mau ferrari atau porsche yang ceper dipakai jalan berbatu, walau bagi sebagian dianggap kebodohan, ya tetap saja kembali ke urusan yang punya.

Nah..kebalikannya untuk kendaraan off-road dipakai on-road. Tidak bisa seenaknya. Penulis pernah melihat motor off-road dipakai di jalanan biasa. Biasanya sih pada saat week end. Tentu semua paham, kebanyakan (mostly, tidak semua) kendaraan off-road termasuk motor, kelengkapan untuk di jalan biasanya minim. Contohnya plat nomor, lampu (belakang maupun depan). Bahkan lampu rem kadang tidak ada. Secara regulasi, seharusnya kendaraan demikian diangkut dengan kendaraan khusus, misalnya dengan mobil bak terbuka.

Contoh yang bagus dalam pengaplikasian dilapangan, motor off-road diangkut, bukan dikendarai, kecuali jika perlengkapannya memadai untuk on-road (sumber : otomotifnet.com)

Jadi kesimpulannya..

jika kita berbicara penggunaan kendaraan on-road untuk off-road, maka domainnya adalah hak (pengendara) sebaliknya jika kita berbicara penggunaan kendaraan off-road untuk on-the road, maka domainnya adalah kewajiban (yang harus dipenuhi oleh) pengendara.

Semoga bermanfaat.

Salam

Jika ada saran, kritik atau masukan, bisa menghubungi penulis di email atau YM : nice_guy2208@yahoo.com

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in lalu lintas, mobil, Otomotif, Roda Dua. Bookmark the permalink.

14 Responses to Apa Perbedaan (Sudut Pandang) Kendaraan Off-Road Dipakai On-Road Dengan On-Road Dipakai Off-Road ?

  1. Aa Ikhwan says:

    sip..hak dan kewajiban yang mesti pas dan seimbang😀
    nice artikel

  2. tarzankecil says:

    ya gimana lagi, jalan2 dimari udah kategori off road abisnya bnyak lobang, jalan raya pun udah kayak sungai kering

    • boerhunt says:

      Hehehe jd inget ada grup di fb namanya wisata off road jalanan kota bandung, sindiran ke pemkot yg gk ngeberesin jalan berlobang, tp skrg udah mulai nampak perbaikannya

  3. Imam Maskur says:

    tapi banyak lho peserta lomba grastrack misalnya, yang membawa kendaraanya lewat jalan umum

  4. ya2kzzz says:

    kalau dr sudut pandang dompet, dari pada sewa mobil mendingan di naikin saja,,, pizz…:mrgreen:

  5. kasamago says:

    penggunaan yg tepat menghasilkam hal yg efektif..

  6. tarzankecil says:

    tapi sah2 aja tergantumg keadaan, klx/jeep boleh ngaspal, yg bebek boleh ke jalan tanah, yg ga boleh itu motor/mobil spek kompetisi off/on road jalan bebas dijalan umum krna bukan peruntukannya (ada uu), rossi 46 naik gp12 di jalur cacing ga boleh jg,

    • boerhunt says:

      Iya ..jln juga ada kelasnya, yg dimaksud adalah jln umum dimana kelengkapan berkendara wajib ada spt surat2 dan yg melekat di kendaraan spt spion, plat nomor dan lampu bagi motor yg jelas harus menyala juga di saat siang..gk peduli mobil spt jip atau motor harus lengkap kalo di jalan umum..

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s