Kalau Kita Tidak (Belajar) Memberi Jalan, Kita Juga Tidak Akan Mendapat Jalan

Dalam banyak hal kita pernah mendengar istilah dead-locked. Dalam urusan perundingan, atau pekerjaan, dikenal kata deadlocked atau deadlock. (Sesuai bahasa, penulis lebih suka menggunakan kata deadlocked)

Kalau penulis sendiri pertama kali mengenal betul arti kata dead-lock sewaktu kuliah. Kebetulan jurusan kuliahnya dibidang Informatika. Dasar-dasar ilmu logika pemrograman wajib mengenal hal ini.

Secara definisi, deadlocked adalah kondisi dimana terjadi kebuntuan yang diakibatkan oleh ketergantungan satu sama lain yang bersifat sirkular atau tidak terputus. Ilustrasinya, A bergantung pada B untuk bergerak, sementara B bergantung pada C untuk bergerak, dan C bergantung pada A untuk bergerak. Akhirnya diam tak bergerak.

Nah.. kondisi Deadlocked yang demikian juga bisa terjadi pada lalulintas. Sering terjadi di persimpangan pertigaan perempatan atau lebih. Dan tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada jalur lurus 2 arah dimana tidak ada pembatas tengah jalan.

Topik ini penulis angkat ketika 3 minggu lalu berada di Makassar, teringat kembali peristiwa beberapa tahun yang lampau ketika penulis juga sedang berada di Makassar.

Kala itu di jalur Makassar-Maros terjadi kemacetan luar biasa. Benar-benar luar biasa sehingga yang biasanya pulang kantor jam 5 sampe rumah tidak sampe jam 6, ternyata sampai rumah jam 3 PAGI !!! Itu dialami orang yang kebetulan berkantor dimana penulis saat itu berada. Sebabnya adalah terjadi deadlocked pada ruas jalan itu.

Deadlock (dalam lalu lintas) terjadi karena para pengendara/pengemudi yang terlibat kemacetan tidak mau tertib, tidak mau mengalah, dan/atau tidak mau memberi jalan. Tentunya diluar sebab traffic light yang terganggu tentunya.

Ilustrasi deadlock dalam lalu lintas (sumber : bebas.vlsm.org)

Tidak mau tertib karena banyak yang menggunakan jalur yang bukan hak-nya. Ini biasanya terjadi pada jalur dua arah yang tanpa pemisah jalan. Yaitu mengambil jalur kanan yang seharusnya milik kendaraan dari arah berlawanan, bahkan jalur paling kanan pun diambilnya. Begitu juga dari arah sebaliknya.

Udah traffic jam kyk gini masih juga rapi dan tertib, gk kebayang kalo traffik jam gini sering terjadi di negeri kita..

Tidak mau mengalah karena seharusnya ketika awal-awal terjadi kemacetan, harus ada yang mau mengalah sehingga dari arah berlawanan atau yang berbeda arah bisa lewat, dengan begitu arus bisa lancar. Yang terjadi justru bertahan bahkan sampai arus dibelakangnya ikut-ikutan macet. Begitu juga dari arah lain.

Kondisi deadlock yang sesungguhnya di persimpangan.

Dan yang pasti tidak mau memberi jalan. Yang ini juga sering terjadi di jalanan sempit yang hanya cukup 2 mobil 2 arah. Dan kebetulan ada mobil yang diparkir. Seharusnya kendaraan yang harus “memakan” arus sebaliknya memberi jalan terlebih dahulu. Penulis sering mengalami hal ini. Sering banget melihat orang/pengendara (terutama mobil, kalau motor mungkin masih bisa menghindari deadlocked) yang dengan bego-nya memaksa masuk, dan dengan bego pula yang dibelakangnya ngikut tanpa berpikir panjang. Begitu macet, terjadilah deadlocked, mundur gak bisa, maju jelas mentok. Hadeuhh..bikin pusing gara-gara ulah 1 orang..

Semoga bermanfaat

Salam

Jika ada saran, kritik atau masukan, bisa menghubungi penulis di email atau YM : nice_guy2208@yahoo.com

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in lalu lintas, mobil, Otomotif, Roda Dua, Transportasi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

22 Responses to Kalau Kita Tidak (Belajar) Memberi Jalan, Kita Juga Tidak Akan Mendapat Jalan

  1. Aku ngalah, yg belakang nyodok, dari depan ga ada yg ngalah-ngalah, gak jalan-jalan, belakang ngomel, nyuuh nyodok… #mumetdewek

  2. bergerak says:

    Ternyata deadlock banyak istilah rupanya. Kami punya keinginan dan tujuan namun karena keterbatasan tujuan tersebut masih gagal. Tapi bergerak terus adalah jawabannya . Salam bergerak

  3. Ya begitulah bro kondisi jalan yg sempit dng volume kendaraan yg trs bertambah , ditambah kesadaran mengemudi yg rendah dan egois bs mengakibatkan deadlock bahkan yg lbh parah bs terjadi stagnasi .

  4. gogo says:

    kayak permainan igo jadinya.. saling memberi dan diberi.. harus imbang

  5. vixy182 says:

    dngn kondisi jln padat..cuaca panas..pengen cepat sampai rumh…sehingga semua pmikiran rata2 tidak ada yg mau mengalah🙂 …

  6. DI JAKARTA AGAK SUSAH YA BRO,
    KALAU KITA MENGALAH TERUS. NANTI GA KEBAGIAN LAGI ?

    ==================================================================
    ALL ABOUT MEN’S

    Offerings From Man To Man
    http://allaboutmens.wordpress.com/
    follow @allaboutmens1

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s