Renungan : Suka Tidak Suka, India Mulai Jadi Barometer Low-Mid End Roda 2, Lantas Bgmn Dgn Kita ??

Ya, mau dihujat kuno, mau dicela model-nya “nggak banget”, dunia (otomotif roda dua) sudah mengarahkan pandangannya ke Negeri Hindustan. Perlahan tetapi pasti, mereka (India) menyedot perhatian dunia otomotif. Terbukti pada saat peluncuran Pulsar200NS (PZOONS) nyaris semua media otomotif membahasnya menjadi head line. Dan blog-blog yang menampilkan artikel perluncuran itu mencapai rekor hit.

Pertanyaannya, bagaimana dengan kita ??? Apa kita tidak mampu ? Apa kita cukup “neriman” saja hanya sebagai pemakai ??

Kalau ada yang bilang tidak mampu, baca kutipan pidato Bapak Habiebie berikut ini :

Sekarang Dik, anda semua lihat sendiri, bahwa N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini.

Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu. Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?’

Lengkapnya ada disni.

Membaca artikel itu penulis benar-benar merinding. Ada banyak poin yang sangat penting disitu. Dan seandainya penulis hadir dalam acara itu, pasti menitikkan air mata. Ternyata kita bukan hanya mampu, namun justru bisa lebih dulu mampu.

So..semua kembali ke kita, apakah kita hanya jadi bangsa “pemakai” yang hanya bisa berolok-olok ? Apakah memang sikap olok-olok itu justru lahir karena ketidak mampuan (tentunya yang suka mengolok-olok) ? Atau jangan-jangan yang suka olok-olok itu sebenernya “antek penjajah” yang sengaja menanamkan mental inferior pada kita, yang tidak mau kita maju.

Semoga bermanfaat.

Salam

Jika ada saran, kritik atau masukan, bisa menghubungi penulis di email atau YM : nice_guy2208@yahoo.com

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in mobil, Otomotif, Roda Dua, Transportasi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

22 Responses to Renungan : Suka Tidak Suka, India Mulai Jadi Barometer Low-Mid End Roda 2, Lantas Bgmn Dgn Kita ??

  1. ini udah ranah yang jauh banget om..
    selama yang ngaku “wakil rakyat” masih mau untung sendiri, ya beginilah kejadiannya..

    • boerhunt says:

      Gk jauh2 amat om.. India juga bukan negara bebas korupsi, termauk parlemennya, bahkan pertarungan politik jg panas..tp sikap masyarakatnya patut diacungi jempol dan beda ama kita yg lebih suka berorientasi impor

  2. setia1heri says:

    gabisa komeng..coz kayaknya belum melakukan sesuatu untuk megeri ini

    http://setia1heri.wordpress.com/2012/02/13/iseng-nanya-avenger/

  3. kuncen says:

    Mungkin kalo gak import pemerintah dan wakil rakyat gak dappat upeti

  4. cak poer says:

    subhanallah

  5. Gareng says:

    Mngkin jiwa Nasionalismenya dah pd dijual Gan

  6. tunas says:

    intinya kita bisa koq.. klw mw berusaha, tentunya dukungan tnpa henti dr berbagai pihak akn mmbntu merealisasikan ny, jgn hny mngolok2 tnp brbuat ap2.cmiiw
    《♥p200ns♥》

  7. gogo says:

    pihak Barat (zionis,kapitalis) udah menerka bahwa kehadiran N250 bisa mengancam bisnis pesawat mereka, makanya melalui cara “penarikan modal asing” besar2 an buat mengkrisiskan ekonomi nasional..

    • boerhunt says:

      Memang jelas skali skenario global masbro, bukan hny masalah itu, indonesia sdh mulai tdk berkiblat ke kapitalis, tp jg tdk ke sosialis, wkt itu indonesia sdh dipercaya memimpin negara2 dunia ketiga, jelas ancaman besar bagi mrk

  8. Tulus_Budi says:

    Indonesia yang tidak pernah bangga dengan bangsa sendiri…….

  9. Black_Viper says:

    Mungkin kebanyakan dari kita bekerja diperusahaan otomotif jepang, entah sales operationnya atau diperakitannya

    • boerhunt says:

      India ada contoh yg ngebangun sendiri dr awal, walo ada sedikit kerja sama, spt Bajak, ada juga yg awalnya spt ATPM di tanah air yaitu Hero Moto corp yg tadinya Hero Honda..dua contoh itu cukup kalo emang kita punya keinginan kuat mau mandiri

  10. aruman84 says:

    India tampak menarik kenapa coba? Selain ada yang berduit di sana, juga ketersediaan bahan baku, tau sendiri kan india sarangnya pabrik baja. Milyarder india kaya karena punya pabrik baja.

    Baja sampe sekarang masih jadi bahan baku industri otomotif yang utama loh, setidaknya kelas low end, kalo high end beda dah di banyak pake Al alloys. Tapi mungkin Al alloys juga mereka punya. Yang saya maksud disini bukan bahan baku alam ya, tapi industri pembuat baja/Al alloys.

    Ok indonesia bisa bikin pesawat, tapi tahukah, material pesawatnya itu 100% impor(terutama logamnya), sampe satu saat amerika stop jual materialnya karena masalah HAM dll, padahal sebenernya mereka tak ingin industri pesawat kita maju. Dan kita ga bisa berbuat apa2 karena memang materialnya kita ga punya. Industri logam lokal ga ada yang sanggup bikin material special spt itu, walopun tersedia material mentahnya..

    Kalo nyimak sedikit opini saya pasti bisa nangkap, negara kita ada yang miss di industri bahan baku logam, kita hanya jual bahan mentah, tapi ga punya industri buat megolahnya. Pasti tanya kan ada KS, hehehe, sampe sekarang KS hanya bikin material baja low end loh.. Lagi2 mungkin karena BUMN yah, jadi perkembangannya lelet.. Wkwkwkwk

    • boerhunt says:

      Diskusi menarik masbro, memang bener byk pihak diluar yg tdk ingin kita ini maju, krn secara bahan baku kita punya semua, bisa bener2 swasembada, tdk bergantung pada siapa pun, itu yg tdk diinginkan terutama oleh negara2 kapitalis, and dlm konteks India, ibaratnya mrk mampu mengolah bahan mentah menjadi setengah jadi berupa produk baja, shg lebih mudah mengolahnya menjadi barang jadi berupa produk otomotif..
      Nice and thx masbro diskusinya

  11. indrajit says:

    Galakkan gerakan swadesi, banggakan dengan produk bangsa indonesia

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s