Kolaborasi Bajaj-KTM, Strategi (Produk dan Pricing) Yang Makin Jelas

Sudah sedikit lewat rasa terbengong-bengong melihat New Pulsar 2012 NS (P200NS). Geger para enthusiast bike melihat penampakannya. Bener-bener heboh, terutama para Pulsar Rider yang tadinya antusias terhadap DZOO, dibikin galau (ane juga hahaha…).

Seperti tulisan-tulisan penulis sebelumnya, tentang strategi pricing DZOO (KTM Duke200), penulis makin yakin, DZOO akan benar-benar bermain di kelas premium. Dengan penampakan dan terkuaknya informasi spesifikasi PZOONS menjadi makin jelas. Terutama menyangkut spefisikasi mesinnya.

DZOO vs PZOONS ? really ? (gambar dari fanspage KTM Duke 200)

Power dan Torque DZOO dan PZOONS tidak berbeda jauh

Hal yang bikin penulis dan mungkin sebagian besar enthusiast biker terkejut adalah spesifikasi power dan torque. Ternyata tidak berbeda jauh dengan DZOO. Dan pasti akan menimbulkan tanda tanya, dengan kubikasi yang sama, apakah nanti tidak akan saling memakan pangsa dengan DZOO nih ? Bener gak nih kolaborasi mereka (Bajaj-KTM) strateginya ?

Tunggu dulu masbro..mari kita analisa lebih lanjut.

Menurut penulis, dengan hadirnya PZOONS ini, dengan spek yang tidak berbeda jauh sama DZOO punya arti tersendiri. Seperti kita ketahui, tidak semua “penunggu” (maksudnya yg nunggu kehadirannya) DZOO kesengsem dengan DZOO secara utuh. Bisa jadi karena desain doank, bisa juga karena nuansa eropah-nya, bisa juga hanya karena spesifikasi teknis aka performanya yang bikin semua “performa minded” ngecess. Dan bisa jadi tampilan DZOO yang menurut penulis sudah perfect sebagai supermoto-streetfight, akan dirombak oleh golongan terakhir ini, karena mereka hanya ngiler dengan spesifikasi performa saja.

Nah, dengan strategi produk kolaborasi Bajaj-KTM (melalui DZOO dan PZOONS) ini mereka ingin bicara kepada konsumen, ente-ente yang tidak siap Ready To Race dengan DZOO, tidak siap karena tampilan kurang sreg, kurang sreg dari sisi style, dan lain-lain, atau gk suka teralis, atau juga kurang cocok untuk peruntukan ente (misalnya lebih sering dipake boncengan), tapi ente ngiler dengan performanya, monggo ada pilihan yang lebih masuk akal dengan performa yang juga mumpuni (walau dibawahnya dikit), yaitu PZOONS. Dengan PZOONS ente bisa rubah bahkan dalam bentuk fullfairing. Dan kemungkinan besar juga akan dibikin versi fullfairingnya seperti diulas di artikelnya kang Lingga disini. Dan IMHO, kok ya pas-nya lagi, sasis teralis cenderung lebih segmented jika dibandingkan deltabox. Klop deh strateginya. Mungkin begitu maksudnya. Just IMHO..😀

Kalau kasarnya bisa penulis bilang, dengan cara ini, Bajaj-KTM ingin “membersihkan” penunggu DZOO dari yang ragu-ragu. Yang ragu-ragu silahkan pilih PZOONS. Dengan begitu KTM (dalam hal ini KTM Indonesia) akan bisa lebih fokus kepada segmented konsumen, dengan pelayanan yang excellent tentunya. Toh sudah dipastikan, bahwa mereka tidak menjual DZOO sebagai produk massal. Dan kemudian dengan yang benar-benar pengen DZOO mereka berkata :

“Are You Ready To Race ?”

*mengenai harga DZOO ? makin gk jelas..hahaha..asem.

Semoga bermanfaat

Salam

Jika ada saran, kritik atau masukan, bisa menghubungi penulis di email atau YM : nice_guy2208@yahoo.com

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in Otomotif, Roda Dua and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

18 Responses to Kolaborasi Bajaj-KTM, Strategi (Produk dan Pricing) Yang Makin Jelas

  1. indrajit says:

    maksimal 21 juta, lebih dari itu gk lah.

  2. ya2kzzz says:

    semoga 3s ga kurang..

  3. Dradjat_Djati says:

    sama2 keren

  4. Ah Ihsan says:

    kira kira harganya berapa nih bro

  5. tunas says:

    p200ns yg ane suka style ny ok banget, 3 busi.
    d200 yg ane suka bobot lbh ringan dgn tenaga lbh garang +injeksi dohc.
    coba ad motor smpurna yg menggabungkn keunggulan ke2ny (ngarep+ngiler mode:on)

  6. megixion4ever says:

    mantabb gann…
    nitip aahh…

  7. Pingback: Jadi.. DZOO Atau PZOONS Nih Masbro ? :D « Boerhunt's Blog

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s