Apa Sih Perbedaan Yang Jelas Antara Berhenti Dengan Parkir Dalam Aplikasi Di Lapangan ?

Masbro/mbaksist semua..tentu sudah paham Rambu-rambu lalu lintas di bawah ini.

Rambu-rambu yang paling umum kita lihat (diunduh dari google image)

Tentu saja dan harus tahu, mengingat rambu-rambu di atas paling banyak kita lihat. Bagaimanapun rambu-rambu dirancang agar mudah dipahami bahkan oleh anak Sekolah Dasar sekalipun. Kalau masih gak ngerti ya kebangetan. Terutama tanda Dilarang Parkir dan Dilarang Berhenti. Anak Sekolah Dasar pun langsung bisa paham. Tapi apa demikian dengan aplikasinya di lapangan ?

Yang sering kita lihat pelanggaran mengenai ini dan yang paling jelas adalah, kendaraan berhenti di tempat yang ada larangan berhenti, ditandai dengan tulisan S dicoret. Mau berhenti mau parkir, jika tidak dalam keadaan darurat, sudah pasti merupakan bentuk pelanggaran.

Nah, bagaimana dengan Dilarang Parkir, yang ditandai dengan huruf P dicoret ?

kalau lihat cara menempatkan kendaraan, yang seperti ini tidak bisa dibilang sekedar berhenti😀

Terkadang, atau mungkin malah sering, kita jumpai pengemudi (baik mobil atau motor) berhenti di pinggir jalan dengan tanda demikian (dilarang parkir). Kalau cuma sebentar, sekedar menurunkan penumpang atau menurunkan barang, tidak masalah. Tetapi ketika berhentinya itu lama, misalkan menunggu anaknya pulang sekolah ?

Biasanya sih mereka berargumen “saya tidak parkir kok, cuma berhenti, kalau parkir saya turun dari mobil, ini kan tetap di dalam mobil“. Atau dalam kasus lain, beralasan “Ini mesinnya tidak saya matikan kok“, tapi berhentinya lebih dari 10 menit. Nah loh..sementara ada yang lain memparkirkan kendaraan hanya karena ada yang ketinggalan di ruang kantornya, dan itu butuh waktu tidak lebih dari 5 menit.

Jika begitu sebetulnya apa sih batasan tegas antar berhenti (lama) dengan parkir ? Karena lamanya kendaraan berada ? atau karena pengendara keluar dari dalam mobil dan mobil dimatikan baru itu disebut parkir ?

Monggo masbro/mbaksist pendapatnya di share.

 

Salam

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in lalu lintas, mobil, Otomotif, Roda Dua, Transportasi, Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Apa Sih Perbedaan Yang Jelas Antara Berhenti Dengan Parkir Dalam Aplikasi Di Lapangan ?

  1. toto says:

    Mantab, pelajaran bagi ane yg nubie, tapi menurut ane sendiri yang awam, rambu2 itu nggak berlaku di indonesia, khususnya jakarta, bolih dibuktikan kelapangan kalo ngggak percaya, piss

  2. gogo says:

    baik berhenti atau parkir seharusnya ttp gak bleh mandeg disit..

  3. IN says:

    yo jenengE dilarang, walau sebentar, mesin tdk mati, atau tdk turun dari kendaraan ya sama saja harusnya tdk dilakukan. artinya, daerah yg ada kalimat “dilarang”, adalah daerah steril, apapun itu alasannya. keadaan darurat pun seharusnya dirincikan lagi agar definisinya tdk disalahgunakan

    • boerhunt says:

      Iya itu masbro, yg abu2 ini dilarang parkir( bukan brenti), tp tuh org lama banget brentinya, mesin gk dimatikan, kyk angkot atau taxi ngetem gitu

  4. edifikar says:

    tertuang dalam UU no.22 tahun 2009 pasal 1 ayat 15 dan 16

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s