Dua Tipe Pengendara Yang Berbahaya, Terutama Dalam Suasana Mudik

mudik yook..mudiik.. (courtesy of kompasiana.com)

Sangat pas rasanya membahas ini menjelang mudik lebaran. Dan rasanya perlu diperhatikan bagi mereka yang akan mudik dengan berkendara.
Dua tipe pengendara yang membahayakan baik dirinya sendiri atau orang lain adalah :

  • orang yang tidak biasa berkendara jarak jauh atau antar kota yang ikut mudik dengan berkendara. Biasanya orang seperti ini tidak memperhatikan batas jalur cepat dan jalur lambat. Kebiasaan dia berkendara di dalam kota tidak menjadikan dia awas dengan jalur cepat, karena sering berkendara pelan di tengah atau jalur kanan. Disamping itu tipe ini kurang paham aturan tidak tertulis atau (katakan) etika contohnya ketika akan menyalip dan sebagainya. Bisa jadi dia akan tanpa beban memotong jalur truk dan tiba-tiba mengerem. Tidak tahu kalau kendaraan dengan momentum besar seperti truk tidak mungkin mengerem secara mendadak.
  • tipe kedua adalah tipe kebalikannya, pengendara yang selama sekian waktu berada dalam jalur antar kota kemudian masuk ke daerah perkotaan. Terutama jika kota yang sedang dia masuki bukanlah tujuan mudik. Walau yang ini kadarnya lebih ringan, tetapi berbahaya jika tidak hati-hati. Biasanya pengendara jenis ini tidak sadar begitu masuk kota tetap saja tidak menurunkan kecepatannya. Padahal di dalam kota sangat sering ada pengendara keluar dari gang tanpa melihat kanan kiri. Untuk itu bagi pengendara yang dalam kondisi ini diharapkan cepat beradaptasi. Yang tadinya berada dalam kecepatan tinggi antar kota, langsung menurunkan kecepatannya.

Yang kedua ini pernah saya alami sendiri ketika turing. Sang RC (pemimpin rombongan) nyaris menabrak orang yang keluar gang tidak melihat kiri kanan. Sang RC merasa tidak ngebut. Tapi menurut saya itu efek psikologis. Dalam kondisi berkendara jarak jauh biasanya tidak akan merasa kalau ngebut. So..selalu waspada dengan kondisi lingkungan.

Mungkin sedikit tulisan ini bisa memberikan manfaat bagi pembaca.
Salam

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in mobil, Otomotif, Roda Dua and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

17 Responses to Dua Tipe Pengendara Yang Berbahaya, Terutama Dalam Suasana Mudik

  1. cafebiker says:

    mungkin gak sadar kalo membahayakan dirinya dan orang lain..

  2. dany :) says:

    betul….setujuh sekali…

  3. 4201journey says:

    ane tipe yang kedua…..
    Sering turing, tapi untuk didalam kota,kemanapun sepedahan, kecuali ramadhan…. Cape naik motor.stress sama macetnya jakarta.

  4. setia1heri says:

    semoga angka kcelakaan tetap turun mazbro
    ngeri klo tiap lebaran banyak ‘tumbal’ hehehe😀

    nais artikle

  5. willykk says:

    hiiy seremm..😯

  6. karis says:

    pengennya mudik pake motor nih (jarak 400-an km) tapi saya termasuk yang kategori pertama, belum pernah riding jarak jauh. Jadi berpikir lagi….

  7. Pingback: Saran Bagi Yang Mudik Tapi Belum Pernah Jalan Jauh Berkendara (Terutama Motor) « Boerhunt's Blog

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s