Jangan Bebankan Profit pada KAI, Kembalikan Fungsinya sbg Angkutan Massal

Penumpang Kreta Api (diambil dari google image)


Minggu lalu penulis menjemput kakak di Stasiun Bandung. Selama menunggu, penulis menyempatkan masuk ke salah satu Mart beli minuman. Secara gk sengaja terdengar obrolan seorang wanita di sebelah dengan suami dan orang tuanya..katanya “wah..kyknya kita gk mudik naik kreta..bayangkan utk 4 orang mudik PP lebih dari 4 juta hanya untuk kreta”.
Cepat-cepat penulis melihat tarif yg diumumkan. Gila !!! tiket kreta lebaran Bandung-Surabaya Rp. 550 ribu !!! Apa-apan ini..
Banyak melintas pikiran penulis.
Bagaimana mungkin tiket bus lebaran dikasih batas maksimal tuslag tidak boleh lebih dari 50%, gak peduli ekonomi, bisnis atau eksekutif, sementara ini KAI yang nota bene kebijakannya masih dibawah regulasi pemerintah bisa naik 100% lebih (regulernya Rp. 220 ribu CMIIW).

Kalau ditinjau berita-berita KAI, tiap tahun dilaporkan pendapatan, dll.
Penulis jadi mikir, kok kesannya KAI jadi profit agent bagi pemerintah. Padahal dari UU Kreta Api disebutkan bahwa misi kreta api adalah menunjang pemerataan, pertumbuhan, stabilitas, pendorong, dan penggerak pembangunan nasional. Bukan profit oriented !
Ini yang bikin KAI salah dalam mengambil kebijakan menyangkut konsumennya. Karena dibebani untuk menaikkan profit.
SUDAH SALAH ARAH !!!
Walhasil ujung-ujungnya KAI memanfaatkan orang-orang mudik untuk menaikkan tarif setinggi-tingginya.
Padahal jika fungsi Kreta Api dikembalikan fungsinya sesuai misinya, jikapun KAI mengalami kerugian, tetapi pelayanan meningkat, itu adalah keberhasilan sesuai fungsinya.
Kalau dikatakan “itu hanya untuk yang eksekutif, yang ekonomi tidak naik”, menurut masbro/mbaksist semua yang pernah naik ekonomi jarak jauh, sebenernya layak gak untuk ngangkut manusia disaat mudik berdesak-desakan ?

Bagaimana menurut masbro/mbaksist semua ?

NB :
profesionalisme versi pemerintah = peningkatan profit
profesionalisme versi masyarakat = peningkatan pelayanan

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

10 Responses to Jangan Bebankan Profit pada KAI, Kembalikan Fungsinya sbg Angkutan Massal

  1. Taufik says:

    setuju bro . . . !!

  2. say no to BC says:

    saya jg puyeng masbro. Kemaren udah dapet 1 tiket buat 4seat. Udah kena 2,4jt itu hanya untuk se X Jln (PP 4,8Jt).
    Serba salah emang kelas ekonomi/bisnis sngt tidak layak. Bawa kendaraan pribadi macetny ga ketulungan,bisa 2hari 1malam mpe kampung halaman(Jatim je). R2 lebih ga mungkin buat keluarga. Jd pilihan ke kereta. Sebenerny lebih efisien pesawat dg catatan jauh2 bulan pesen tiketnya. Contoh buat liburan tahun baru pesan dari skrng(cek 5hr yg lalu)masih kena di angka Rp.300an.

    • boerhunt says:

      dana segitu, 4,8 bisa utk pp 1 keluarga (4 orang) makassar-jawa bro..tp pesen 1,5 bulan sebelumnya, itu sekitar 3 tahun lalu..masak darat lebih mahal dari lintas pulau ?
      tp masalahnya kalo jauh2 hari blom bisa dipastikan cutinya bro..😀

  3. Amama Ali says:

    Paradigma seharusnya, BUMN itu nggak boleh untung
    BEP aja itu sudah yg terbaik bagi BUMN

    • boerhunt says:

      betul..ane setuju, boleh untung asal sudah dibuka monopolinya (yg sesuai).. kalo masih sebagai agent of government, seharusnya cukup BEP..

  4. gogo says:

    maklum dituntut supaya setoran upetinya banyak..

  5. Pingback: Menjual Rute (Kereta Api), Itukah Wujud Usaha Peningkatan Profesionalisme ? « Boerhunt's Blog

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s