Tahun 2012 : Perang Bubat, Pertarungan Gaya Bebas di Kelas Seperempat Liter

Kalau di film-film Tahun 2012 merupakan tahun dimana akan terjadi kehebohan karena akan terjadi Armageddon, ternyata tahun 2012 membawa arti kehebohan tersendiri bagi dunia otomotif roda dua ditanah air. :D

Kalau sinyalemen-sinyalemen yang diulas oleh beberapa blogger otomotif papan atas itu benar, yaitu kemunculan Suzuki GW250 dan Duke250cc, maka benar-benar akan terjadi perang Bubat di jagad permotoran Indonesia. Dan itu terjadi seperti layaknya pertarungan gaya bebas mix martial art (MMA) dalam kelas yang sama, yaitu seperempat liter.

(diambil dari kompas.com)


Betapa tidak, kelas ini bagi konsumen roda dua tanah air, termasuk kelas yang jadi tolok ukur kementerengan sebuah brand, alias flagship, kecuali KTM, karena kepastian BAI sebagai penyalur resminya juga belum pasti. Dan penulis menyebut sebagai pertarungan gaya bebas MMA, karena diantara keempatnya tidak ada yang benar-benar h2h (head to head), N250 dua silinder berfairing ala sportbike murni, CBR250 single silinder walau berfairing sebenernya secara DNA untuk touring, baik desain ergonominya maupun spek mesinnya, GW250 jelas naked bike 2 silinder, dan KTM250 single silinder dengan gaya naked bike – supermoto (bukan supermoto murni). Ibaratnya pertarungan antara the legend Ken Shamrock dgn shootfighternya, Royce Gracie dengan Brazilian Ju Jitsu nya, dan petarung-petarung lain dari beladiri beda aliran macam karate, sambo, hehehe..jadi inget UFC (Ultimate Fighting Championship) awal-awal waktu masih ditayangin di TPI :D

Pada awa-awal UFC, setiap petarung keliatan banget dari aliran apa..spt itu lah Pertarungan motor kelas seperempat liter ditahun 2012 :D

the legend, Ken Shamrock

The real Fighter, 400 kali bertarung gaya bebas tanpa terkalahkan Rickson Gracie

So..dengan beda aliran seperti, tentu masing-masing memiliki pendukung fanatik yang memang menjadi dasar yang kuat untuk memilih motor pilihannya. Jika anda tanyakan pada pemilik N250, kenapa kok mau capek-capek naik motor nunduk kayak gitu, kan enakan yang gak terlalu capek nunduk bisa dipake harian, bisa jadi akan dijawab “sensasinya beda bro..ini memang utk sensasi balap, capek itu sudah resiko”. Nah jika ditanyakan pada pemilik CBR250, kenapa milih motor yang tidak terlalu kenceng dengan mengeluarkan duit hampir 50 juta (untuk ABS). Atau jika anda minta pendapat penyuka naked bike macam GW250, tentu mereka menganggap aneh orang yang suka naik motor nunduk-nunduk bikin capek naikin N250. It’s the matter of taste masbro..walau ada juga sebagian yang maksain diri karena sekedar ikut-ikutan. :D

Nah..bagi pabrikan, jika ingin memenangkan pertarungan ini, yang jadi fokus utama tahun depan bukanlah para fans fanatik, para stylist sejati, tetapi para konsumen rasionalis, dimana mereka tidak terlalu terikat pada style tertentu. Yang lebih mengutamakan pemikiran rasional, seperti fungsionalitas, konsumsi bahan bakar, simplisitas, dan lain-lain yang tidak terpaku pada style atau brand image semata. Inilah konsumen yang penulis sebut sebagai konsumen abu-abu.

Dalam pandangan penulis, pabrikan mana yang paling bisa “merayu” konsumen abu-abu ini, maka dialah yang akan jadi pemenangnya :D

Selain dari style yang dibawa masing-masing petarung..eh motor, mari kita simak beberapa faktor yang mungkin bepengaruh pada pemilihan konsumen abu-abu.

Brand Image

Walau tadi penulis sebutkan konsumen abu-abu pada dasarnya tidak terlalu terpaku pada brand image, tetap saja sedikit banyak brand image akan berpengaruh. Lihat saja buktinya, masih banyak menganggap KTM itu mocin yang digoyang ngebor sama Inul :D. Nah..disini tentu saja Ninja250 dan CBR250 punya kans paling kuat. walau untuk bebek kawasaki bebek belur, untuk kelas premium ini Ninja bisa dikatakan diatas kertas unggul tipis, IMHO.

Spareparts

Dalam pandangan penulis, untuk sparepart kelas premium – dalam hal ini seperempat liter – tidak banyak berbeda satu dengan yang lain. Kalau butuh part-part tertentu, tetap aja inden. Bahkan ada yang harus menunjukkan STNK segala. Wajar saja masbro, dan logist, untuk part yang mahal, apalagi yang import, dealer-dealer sparepart kecil tidak mau nyetok barang, lebih baik duit untuk nyetok barang mahal dan tidak fast moving, dipakai/diputer untuk nyetok barang yang lancar jualannya. Ya toh..

Service

Ini jelas penting, dan perlu diingat, untuk kelas premium Honda pun, tidak semua bengkel resmi bisa. Kadang bengkel kecil menolak menservice New CBR250 dan menyarankan service ke dealer besar. So bagi pabrikan yang ingin menang, segera perluas jaringan service-nya hingga ke bengkel-bengkel kecil. Untuk H, K, dan S saya rasa tinggal menambah SDM dan peralatannya.

Kemampuan Marketing

Nah..ini dia yang juga sangat penting. Konsumen abu-abu perlu digiring untuk menanamkan image bahwa Ninja itu enak juga buat dipakai harian, CBR250 itu walau topspeed-nya tidak lebih kencang, tapi untuk kondisi jalan yg jarang lurus di tanah air, CBR bisa di depan, GW250 walau dipabrikasi di China tetap dalam kontrol penuh Suzuki dan sensai 2 silinder-nya tidak didapat pada satu silinder, KTM250 itu bukan KTM-nya inul (Kwong Tung Motor) dan merupakan jawara dan papan atas di relly-relly dunia seperti Paris-Dakar, dan bla..bla..bla.. Di sini kemampuan marketer masing-masing pabrikan dalam melancarkan jurus-jurus rayuan maut-nya sangat berperan. :D

Yahh..demikianlah masbro/mbaksis gambaran dari penulis. Tapi tetap saja itu semua jika semua sinyalemen kemunculan motor baru 250cc tahun 2012 benar terbukti. Jika tidak, yahh..nikmatin aja pertarungan 2 kandidat petarung yang sudah diawali tahun ini (Ninja250 vs New CBR250). Dan jika ada yang kurang berkenan, mohon maaf.

Semoga bermanfaat.

Salam

About these ads

About boerhunt

Hanya sekedar ingin menuangkan corat coret, punya hobby olahraga, otomotif, IT world, nature, tapi blog ini lebih byk penulis dedikasikan untuk otomotif terutama roda dua
This entry was posted in Otomotif, Roda Dua and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

16 Responses to Tahun 2012 : Perang Bubat, Pertarungan Gaya Bebas di Kelas Seperempat Liter

  1. lexyleksono says:

    Pertamax ah…
    Betul bro, tahun depan sepertinya akan seru nih persaingan 250cc

  2. Pak Bambang Nunggang Byson says:

    dipilih diplih diplih, yang punya arung bakal bungkus yang mana?

  3. 4201journey says:

    yang pas aja dah buat orang tua… Gw250.
    Ato kalo kawak akan me-reborn ninja250 4silinder….(balius)
    Ane akan bela2in…
    Kalo soal nyaman tinggal modif… Buka fairing ganti stang… Rapihin bodi jadi naked bike.+ nambahin full boks givi, jadi deh motor bapak2 yng nyaman.
    Modal 15jt cukup

  4. nhd says:

    Sayang ada pemain besar yang belum ada kabar akan turun gelanggang.

  5. mesoem32x says:

    apa kabar yamaha???

  6. nunggu yg 4 cyl naked bike………

  7. KTM nya Inul …..King Town Motor CMIIW….

  8. ipanase says:

    asekkkkkkkkkkkkkkk

Tulisa balasan | Leave a reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s